CATATANKU DAN BONGKAR RAHASIA LOLOS SBMPTN TANPA BELAJAR

LOLOS SBMPTN TANPA BELAJAR ?, Hallo guys sudah lama saya tidak menulis di blog ini dan kali ini saya baru ada mood untuk menulis. Oh iya sebelumnya mau cerita sedikit bahwa pada awalnya blog ini saya buat untuk mencari uang ya hehe tapi karena kesibukan kuliah akhirnya blog ini terbengkalai dan akun Google Adsense saya jual. Akhirnya saya berniat membuat blog ini untuk mencurahkan semua yang ingin saya tulis termasuk pembahasan kali ini mengenai Lolos SBMPTN Tanpa Belajar.

tips lolos sbmptn tanpa belajar
tips lolos sbmptn tanpa belajar

Mungkin pada postingan kali ini saya hanya akan menceritakan kisah saya ya hehe, apabila ada yang setuju ya silakan dan apabila tidak setuju atau kurang berkenan silakan close tab saja haha. Sampai tulisan ini saya buat, saya sendiri masih kuliah di UNNES angkatan 2018, ya masih semester satu sih hehe.

Jika bicara soal kuliah khususnya negeri, pasti kita tidak lepas dari yang namanya tes atau seleksi baik itu Seleksi Nasional Masuk PTN, Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) atau Seleksi Mandiri. Nah, kali ini saya ingin cerita terlebih dahulu mengenai SNMPTN yang saya ikuti ketika duduk dibangku kelas 12.

Saya sebenarnya lulus SMK pada tahun 2017 dan baru bisa kuliah tahun 2018. Ketika duduk di bangku 12 saya memutuskan kuliah dengan mengikuti jalur seleksi SNMPTN. Karena jalur ini merupakan jalur yang mudah karena hanya input nilai dan prestasi saja. Apalagi saya sebagai penerima bidikmisi tentu saja ketika awal mendaftar tidak dipungut biaya, eh kalau nggak salah sih SNMPTN tidak dipungut biaya ya ? Eh lupa saya hehe.

Saya cukup yakin bahwa saya bisa lolos SNMPTN 2017 karena nilai saya termasuk baik jika dibanding teman yang mengikuti SNMPTN pada jurusan yang sama. Ditambah prestasi non akademik saya lumayan banyak, jadi ini membuat saya semakin yakin.

Tak lupa saya selalu mengucapkan doa dengan ucapan seperti ini (saya muslim ya) "Ya Allah, loloskanlah SNMPTN tahun ini karena saya sangat ingin kuliah di UNNES". Kurang lebih begitu doanya. Setiap selesai sholat saya selalu membaca doa tersebut, karena saya yakin bahwa Doa yang di ulang ulang seperti mengayuh sepeda yang pada akhirnya akan sampai pada tujuan.

Tetapi ketika hari pengumuman SNMPTN saya terkejut bahwa saya tidak lolos, pun dengan teman satu angkatan yang mendaftar SNMPTN tidak lolos semua. Entah yang salah apa tapi saya kecewa dengan hasil itu. Tapi, saya masih ada harapan dengan seleksi selanjutnya yaitu SBMPTN.

Ditahun 2017 setelah pengumuman SNMPTN saya memutuskan untuk giat belajar materi materi SBMPTN. Karena saya dulunya SMK Teknik Informatika dan jurusan kuliah yang saya ambil adalah soshum, mau tidak mau saya harus mempelajari ilmu sosial humaniora dari nol.

Hal yang saya pelajari bukan dari materi, melainkan langsung latihan soal sambil belajar, ya mungkin ini teknik yang berbeda dari yang diajarkan guru, tapi saya yakin dengan terbiasa membaca soal model SBMPTN akan membuat saya terbiasa.

Tanpa Bimbel dan hanya bermodal buku pinjaman tentang kumpulan soal soal SBMPTN, saya yakin bisa lolos SBMPTN tahun itu. Oh iya satu hal lagi yang saya perhatikan adalah system penilaian SBMPTN tahun 2017 dimana soal yang dijawab benar bernilai 4, salah -1 dan tidak menjawab 0. Maka saya sangat berhati hati dalam menjawab soal.

Setelah ujian SBMPTN dilaksanakan, saya terus berdoa dengan ucapan yang sama hanya diubah kata SNMPTN menjadi SBMPTN. Saya masih percaya kiasan mengayuh sepeda dan saya tetap berserah diri kepada Allah.

Hari pengumuman seleksi pun telah dibuka, dan dengan perasaan yang sama saya kecewa karena gagal dalam tes SBMPTN 2017. Waktu itu saya berpikir Apa yang salah ? Apa karena saya memilih kuliah di UNNES semua ? Atau memang soal yang saya jawab banyak minus ?

Meski gagal dua kali, saya tetap mencoba mendaftar kuliah melalui seleksi mandiri. Seleksi mandiri yang saya ambil hanya di UNNES, karena memang sejak awal saya ingin kuliah di sana, sebab UNNES sudah bagus bagi saya, cukup dekat dengan rumah, lingkungan yang sesuai dengan lingkungan rumah dan faktor lainnya.

Di seleksi mandiri saya gagal lagi, ya mungkin karena mendaftar dengan embel - embel calon mahasiswa bidikmisi yang tidak mampu membayar SPI puluhan juta dan bisa langsung lolos ups... hehehe just kidding guys.

Nah, setelah gagal sebanyak 3 kali sayapun memutuskan untuk istirahat dulu di rumah selama satu tahun dan mempersiapkan SBMPTN 2018. Selama kurang lebih setahun dirumah, saya mulai mengenal blog dan akhirnya saya membuat blog ini. Anak Informatika kok baru ngerti blog wkwkwk. Ya memang dulu SMK nya cuma main koding dan nggak ngerti nulis gini bang hehe.

Selain ngeblog, saya iseng iseng buka jasa tulis artikel dan tak disangka saya terjun ke dunia penulisan ini dengan hasil yang alhamdulillah bisa untuk beli pulsa hehe. Dunia penulisan artikel semakin membuat saya lupa untuk belajar mempersiapkan SBMPTN 2018.

Hingga akhirnya mendekati SBMPTN 2018, saya masih belum belajar. Kenapa ? Tahu sendiri lah seorang freelance jasa tulis biasanya menghabiskan waktu didepan komputer seharian dan kadang sampai pagi.

Pada suatu hari, saya mendengar atau membaca dari sebuah ceramah ustadz kurang lebih isinya adalah Allah tidak suka dengan doa yang bersifat memaksa. Singkat cerita, doa yang selama ini saya ucapkan tanpa sadar telah memaksa Allah untuk meloloskan saya.

Dan akhirnya saya mengubah doa saya menjadi "Ya Allah, jika kuliah adalah hal yang baik untukku maka loloskanlah, apabila kuliah tidak baik untukku maka engkau mengetahui hal yang lebih baik untukku". Itu adalah doa yang saya ucapkan ketika telah gagal 3 kali di tahun 2017.

Aduh, ceritanya jadi panjang kali lebar kali tinggi ya guys wkwk. Tapi nggak apa, kalau kalian bosen bisa ngopi dulu hehe. Oke kita lanjutkan lagi ya.

Di tahun 2018 ketika saya sadar doa yang selama ini memaksa, sayapun masih dalam keadaan belum belajar mempersiapkan SBMPTN 2018. Karena memang tahun itu saya banyak menghabiskan waktu untuk menulis artikel.

Tapi saya mulai berfikir, saya mungkin tidak tahu mana yang terbaik untuk saya antara kuliah di Negeri atau Swasta atau bahkan bekerja ? Akhirnya saya mencoba untuk mendaftar di Swasta apabila saya tidak diterima SBMPTN 2018 dan orang tua saya setuju.

Hari demi hari mendekati ujian SBMPTN 2018 dan sayapun belum belajar, hingga akhirnya bermodalkan doa dan pasrah sayapun mengikuti ujian SBMPTN tahun 2018.

Menariknya ditahun 2018 ada semacam isu bahwa system penilaiannya tidak lagi ada minusnya, alias semua bobot nilai jika dijawab benar 1 dan salah 0. Waktu itu belum ada pemberitahuan resmi dari KEMENRISTEKDIKTI, tapi saya sudah yakin saja dan berniat menjawab semua soal !

Benar saja, pengumuman resmi mengenai system penilaian SBMPTN 2018 berubah seperti yang saya sebutkan diatas dan menariknya pengumuman itu pukul 09.00 dimana sudah dilaksanakan ujian TPA (Tes Potensi Akademik). Lucu bercampur lega wkwk karena saya sudah menjawab hampir semua soal TPA, sedangkan kebanyakan teman saya masih memilah soal karena takut minus. Bagaimana saya bisa menjawab ? Bukan sombong ya, tapi saya masih lumayan ingat model soal dari tahun 2017.

Untuk tes selanjutnya yakni TKD (Tes Kompetensi Dasar), eh mungkin itu ya tesnya agak lupa wkwk. Nah, dites ini saya sama seperti TPA sebisa mungkin saya isi semua. Kalau tidak lupa, saya waktu TKD hanya bisa setengah dari jumlah keseluruhan dan sisanya saya NGASAL wkwkwk.

Hal - hal  krusial yang sering dilalaikan seorang camaba adalah isian identitas di lembar jawab SBMPTN tidak lengkap atau salah. Menurut saya hal ini bisa menjadi penyebab tidak lolos meskipun jawaban 100% benar, karena kesalahan seperti ini tidak bisa ditoleransi dalam ujian SBMPTN.

Berikut tips ketika melaksanakan ujian SBMPTN

1. Bawa tisue untuk lap keringat, hal ini penting apabila kamu seorang yang mudah berkeringat dan keringat dapat membasahi lembar jawaban. Sehingga lembar jawab menjadi rusak dan tidak bisa dibaca mesin, sudah tentu kamu tidak akan lolos seleksi, kalaupun minta ganti lembar jawab sama saja kamu harus mengerjakan soal lagi yang berbeda karena antara lembar jawab dengan soal masing masing sudah berpasangan.

2. Bawa karet penghapus yang bersih. Jangan menggunakan karet penghapus yang kotor karena dapat membuat lembar jawab menjadi lecek dan rusak yang berakibat fatal.

3. Bawa pensil 2B sebanyak 3 buah atau minimal 2 untuk berjaga jaga jika nanti patah dan waktu terus berjalan sehingga tidak ada waktu banyak untuk melancipkan pensil.

4. Bawa alas ujian yang datar supaya lembar jawab tidak sobek ketika ditekan oleh pensil. Ingat, jika ada lubang sedikit saja pada lembar jawab mu, maka dianggap rusak.

5. Habiskan 15 menit pertama untuk menulis dan mengecek identitas. Ini merupakan bagian terpenting dalam ujian SBMPTN menurut saya ya. Karena seperti yang sudah saya katakan bahwa identitas pada lembar jawab sangat penting dan harus benar.

Saya dulu ketika ujian SBMPTN, menulis dan mengecek identitas menghabiskan waktu sekitar 15 menit. Jika 15 menit terasa kurang, bisa kamu sesuaikan hingga kamu yakin bahwa identitasmu telah benar dan pastikan tanda tanganmu sama seperti di KTP atau kartu pelajar ya.

6. Yakin pada diri sendiri dan lupakan setelah ujian selesai. Karena apa ? Kebanyakan pikiran seperti aduh tadi jawabanku benar nggak ya, dan pertanyaan sejenisnya akan membuatmu semakin tidak yakin dan merasa tidak akan lolos. Ingatlah bahwa Tuhan bersama dengan apa yang menjadi prasangka hambanya, jadi tetaplah berfikir positif dan berdoa supaya mendapatkan hasil terbaik (Ingat, jangan berdoa yang bersifat memaksa ya).

Oke itu beberapa tips yang bisa saya berikan yang terkadang justru dilupakan. Seperti kasus teman saya yang masih ragu dengan isian data identitasnya dan akhirnya dia tidak lolos. Lalu bagaimana dengan saya ? Alhamdulillah dengan hasil doa dari orang tua, teman dan dukungan dari berbagai pihak saya pun bisa lolos SBMPTN 2018.

Pedoman Sebelum Ujian SBMPTN (Tahap Pendaftaran)

Sebelum pelaksanaan ujian ada baiknya kamu juga memperhatikan tingkat peluang jurusan yang kamu ambil. Kalau saya dulu memilih jurusan ekonomi pembangun karena saya melihat jumlah kuota yang masih cukup banyak dibanding jurusan lain. Eh iya saya kasih tips juga memilih jurusan kuliah ya biar nggak NGASAL pas ngisinya.

1. Ingat bahwa pemilihan nomor urut universitas menunjukkan prioritas, jadi perhatikan pilihan pertama kamu yang benar benar ingin kamu masuki. Menurut saya sih dahulukan jurusan yang ingin diambil, kemudian baru memilih universitasnya. Karena memilih jurusan juga harus memperhatikan minat kemudian mencari peluang di Universitas mana yang kiranya peluangnya masih tinggi. Peluang tinggi bisa dilihat jumlah kuotanya dengan jumlah peminat ditahun sebelumnya (ini bisa jadi patokan).

2. Tips kedua adalah mengisi ketiga pilihan yang tersedia ketika mendaftar SBMPTN. Sebab kita tidak pernah tahu dimana kita akan lolos. Pilihlah setidaknya 2 universitas yang berbeda, misalnya pada pilihan pertama kamu isi UNNES, ke 2 UNY dan ke 3 UNNES. Tapi urutannya tidak berpatokan pada Universitas ya tapi pada jurusannya (simak poin 1).

3. Perhatikan passing grade (PG). Ya mungkin tidak ada standar resmi yang mengungkapkan passing grade jurusan pada suatu universitas. Tapi setidaknya saya ada patokan dalam memilih jurusan. Kamu bisa melihat passing grade di website - website pendidikan (klik disini). Nah, ketika memilih jurusan usahakan jurusan tersebut memiliki passing grade yang sesuai kemampuan misalnya 35% - 45%.

nb : Oh iya, kamu bisa membandingkan passing grade jurusan dengan melihat jumlah jawaban benar pada soal yang kamu jawab, caranya adalah membagi jumlah jawaban benar dengan jumlah keseluruhan soal.

4. Setelah mengetahui passing grade ketiga jurusan yang dipilih (isi semua pilihan ya), maka urutan pengisian pilihan jurusan dimulai yang pertama dari passing grade yang tertinggi, tapi apabila selisih passing grade dari jurusan yang disukai dengan jurusan lain kurang dari 5%, kamu bisa menempatkan jurusan yang disukai pada urutan pertama. Ini rumus yang diajarkan mentor saya hehe, tapi saya tidak akan membahas dia ya wkwk.

Contoh :

Pilihan 1 Ekonomi Pembangun UNNES (24,5%)
Pilihan 2 Geografi UNY (25%)
Pilihan 3 Geografi UNNES (22%)

Itu adalah contohnya ya, pada pilihan pertama adalah jurusan yang saya sukai dengan passing grade yang lebih kecil dari pilihan kedua, itu tidak menjadi masalah selama selisihnya kurang dari 5%.

Sebisa mungkin pilihlah tiga jurusan yang masih diminati namun memiliki passing grade yang beda tipis. Serta ingatlah untuk memilih setidaknya dua Universitas yang berbeda. Ini sekedar saran saja tidak ada unsur pemaksaan ya hehe. Kalau kalian punya strategi sendiri bisa tulis komentar.

5. Nah, setelah mengetahui passing gradenya saatnya belajar dengan latihan soal serta menghitung presentase dari soal yang dijawab benar. Misalnya target jurusan kamu memiliki PG 25%, maka setidaknya kamu menjawab benar sebanyak seperempat dari jumlah soal. Tetapi saya sarankan untuk menambah target lebih 10% supaya peluang lolos menjadi lebih besar. Misalnya target PG 25% tambah 10% menjadi 35%, hal ini untuk menambah peluang lolos.

6. Giat berlatih mengerjakan soal soal SBMPTN yang bisa kamu download di internet. Setelah download silakan print (modal dikit lah hehe), karena saya sendiri lebih suka membaca soal di kertas karena sensasinya sama ketika melaksanakan ujian.

7. Jika kamu GAP year seperti saya dan sudah pernah SBMPTN, cobalah untuk berlatih soal dengan waktu yang sama persis ketika ujian SBMPTN. Cobalah menggunakan lembar jawab yang sama seperti SBMPTN, bisa kamu download disini.

Kemudian, dengan suasana yang sama dan ijin kepada ibu atau ayah untuk jangan mengganggu selama kamu latihan serta matikan HP atau sejenisnya yang mengganggu latihanmu. Tapi kok saya nggak latihan gitu ya ? :v jangan tiru saya, saya hanya manusia beruntung hehe, alangkah baiknya kamu melaksanakan latihan semacam ini, supaya mental kamu siap ketika dalam suasana ujian yang sebenarnya.

Kesimpulan

Oke guys, itulah cerita perjalanan saya lolos SBMPTN tanpa belajar yang bisa saya bagikan kepada teman teman. Apabila tulisan saya berbeda dari aturan mohon dimaklumi karena tulisan ini hanya bersifat opini dan keyakinan saya saja, tidak ada unsur penyesatan dan kamu tidak harus melakukan tips atau melakukan hal yang ada di tulisan ini. Saya hanya berbagi saja :) Terimakasih sudah berkunjung.




November 08, 2018 - 9 komentar

9 komentar untuk CATATANKU DAN BONGKAR RAHASIA LOLOS SBMPTN TANPA BELAJAR.


Perlihatkan Semua Komentar Tutup Semua Komentar
.

Hebat... smoga saya tidak terlalu panik dalam mengerjakan soal sbmptn... terimakasih sharing pengalamannya...

Balas Hapus
.

Hebat... smoga saya tidak terlalu panik dalam mengerjakan soal sbmptn... terimakasih sharing pengalamannya...

Balas Hapus
.

Panjang sangad gan :"

dulu saia waktu ujian masih nulis identitas pas yang lain udah pada di tahap isi jawaban :'v

Balas Hapus
.

Admin sekutu :v ente mantab banget tekniknya :v

Balas Hapus
.

Jazakallah khoiron mbang.. lanjuutkan! Ditunggu episode selanjutnya 😊

Balas Hapus
.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
.

subahanallah... terimakasih sudah mampir ya :)

Balas Hapus